Tampilkan postingan dengan label Featured. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Featured. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Agustus 2017

Nama Nabi Muhammad SAW dalam Injil

Kita percaya bahwa semua ajaran yang dibawa oleh para Nabi, dari Nabi Adam sampai Nabi Muhammad adalah satu, yaitu Islam. Islam adalah agama yang mengakui adanya satu tuhan yakni Allah. Tidak ada tuhan yang layak disembah selain Allah dan tidak ada sekutu bagi dia. Selain itu, setiap Nabi dikirim ke bangsanya, selalu memberi kabar kepada umatnya tentang datangnya Nabi terakhir di akhir zaman yakni Nabi Muhammad SAW. Hal itu mereka tulis dalam kitab mereka, di mana nama Nabi Muhammad dalam Injil ditulis dengan jelas, baik dalam bentuk lembaran (sukhuf) maupun dalam bentuk kitab yakni Taurat dan Injil.
Didalam kitab-kitab itu semuanya ditulis dengan jelas tanpa samar-samar dengan menyebutkan namanya yakni "Muhammad" dan menyebutkan sifat-sifatnya beserta ciri fisiknya. Hal ini difirmankan oleh Allah dalam Al-Qur'an surat Al-A'rof ayat 157-158.
 
Dalam ayat Al-A'rof diatas dengan jelas Allah Subhanahuwata'ala menyatakan bahwa berita tentang kedatangan Nabi Muhammad SAW telah diterjemahkan dan ditulis dalam Taurat dan Injil. Dan dapat dibuktikan, di mana nama Nabi Muhammad Shalallahu'alaihi wasallam terkandung dalam kitab suci asli Ibrani, tepatnya di Kidung Agung 5:16 dimana teks asli Ibrani ditulis sebagai berikut:

חכו ממתקים וכלו  מחמד  ים זה דודי זה רעי בנות ירושלם
 
Teks diatas dibaca: "Hikko Mamtakkim Dhekhullo Muhammadim, Zeedodi Vezer'i Benoq Yerussalam". Kalimat diatas mengandung arti: "Teramat manis tutur katanya; Ya, dia adalah Muhammad. Dia adalah kekasihku, dan dia adalah temanku, wahai putera-puteri Yerusalem."

Untuk membuktikan apakah kata "מחמד"  adalah benar artinya Muhammad, silahkan cek secara online di situs yang jadi acuan referensi terjemahan dunia yakni www.freetranslation.com, pilih bahasa Hebrew dan terjemahkan ke bahasa Inggris (English), lalu masukkan kata "מחמד", hasilnya silahkan Anda lihat sendiri.
 
Namun, tangan kotor pendeta mereka, baik orang Yahudi maupun Kristen, telah mengubah isi kitab mereka (Zabur dan Injil) dengan mengganti, menambahkan dan mengurangkannya, termasuk ayat-ayat di Kidung Agung surat 5 ayat 16 atau Versi Injil Dari Kitab Kidung Agung 5:16, di mana kata "Muhammad" dihapus dan diganti dengan nama lain.

Misalnya dalam Injil versi Inggris nama Nabi Muhammad dalam Injil dinyatakan sebagai berikut, "His voice and speech are exceedingly sweet; yes, he is altogether lovely. This is my beloved, and this is my friend, O daughters of Jerusalem." Seharusnya tertulis, "His voice and speech are exceedingly sweet; yes, he is Muhammad. This is my beloved, and this is my friend, O daughters of Jerusalem."

Karena perbuatan kotor pendeta mereka inilah mengapa nama Nabi Muhammad dalam Injil dan pesan kedatangan Nabi Muhammad Shalallahu'alaihi tidak pernah sampai kepada kebanyakan orang Yahudi dan Kristen, hanya sedikit dari mereka yang mengetahui hal ini. Oleh karena itu, akhirnya Nabi Muhammad Shalallahu'alaihi wasallam diutus Allah dan mengganti eksistensi kedua kitab ini dengan Al-Quran. Dan perbuatan para pendeta Kristen dan Yahudi yang menentang isi kitab mereka diabadikan dalam Al-Qur'an dalam berbagai surat, termasuk QS. Al Maidah: 13.

Oleh karena itu, terbukti bahwa ada nama Nabi Muhammad dalam Injil. Dan sekarang jelas bahwa setiap pengajaran di dalam kitab-kitab sebelum Alquran seperti Taurat, Zabur dan Injil, umat Islam diwajibkan untuk mempercayainya dan tidak diwajibkan untuk mempraktikkannya, karena ajaran-ajaran Islam telah menghapusnya (menaskh) dan ganti dengan Al-Qur'an. 

Demikian ulasan tentang bukti Nabi Muhammad SAW ada didalam Injil, semoga bermanfaat.


Sumber : kkaswaja.com

Jumat, 26 Mei 2017

RAHASIA 30 HARI DIDLM SHALAT TARAWIH

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh kebaikan, Bulan suci dan penuh rahmat, mungkin tidak ada habisnya kita bisa menyanjung tinggikan bulan Ramadhan dibanding bulan yang lainnya. Keistimewaan bulan Ramadhan adalah diwajibkan bagi umat muslim untuk menjalankan puasa sebulan penuh, dan akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu, dalam hadist Rasulullah bersabda yang artinya :
Orang yang berpuasa ramadhan karena iman dan penuh keikhlasan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu “H.R Bukhari”
Dan disamping berpuasa ada satu ibadah Qiyamullail yang dimuliakan Allah SWT bagi umat muslim yaitu shalat tarawih, dalam artikel kali ini saya membahas keajaiban shalat tarawih pada tiap-tiap malamnya. Dalam hadist Rasulullah yang artinya :
Barang Siapa yang melakukan ibadah (Qiyamullail/Tarawih) dimalam bulan Ramadhan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu “H.R Bukhari”




Untuk lebih mendorong kita melaksanakan ibadah-ibadah pada siang maupun malam-malam Ramadhan seperti Qiyamullail/Tarawih, berikut saya salinkan dialog Ali bin Abi Thalib r.a bersama Rasulullah SAW dalam kitab “Durratun Sahidin” halaman 66/67 Bab 4 tentang “Fadhilah Bulan Ramadhan sebagai berikut : “Ali bin Abi Thalib r.a bertanya kepada Rasulullah SAW tentang Fadhilah shalat Tarawih, dan Rasulullah menjawab : shalat Tarawih pada :

Malam 1 : Diampunkan dosanya bersih seperti bayi yang baru dilahirkan ibunya
Malam 2 : Diampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya yang mukmin
Malam 3 : Malaikat memanggilnya dari bawah “arasy” segeralah kamu beramal segeralah kamu beramal karena ALLAH mengampuni dosa-dosanya yang terdahulu
Malam 4 : Diberi pahala sebanyak pahala membaca taurat, injil, jabur dan Al-Qur’an
Malam 5 : Diberi pahala seperti pahala di masjidil haram, masjid Nabawi dan Masjidil Aqsa
Malam 6 : Seperti pahala tawaf di baitul makmur, seperti batu-batuan dan tanah liat beristighfar untuknya
Malam 7 : Seolah-olah bertemu dengan nabi Musa dan berjuang bersamanya melawan firaun dan Haman
Malam 8 : Diberi segala yang diterima nabi Ibrahim AS
Malam 9 : Seolah-olah ia beribadah yang dikerjakan nabi Muhammad SAW
Malam 10 : Allah SWT memberinya kebaikan dunia dan akhirat
Malam 11 : ia bakal meninggal dunia bersih dari segala dosa seperti baru dilahirkan dari perut ibunya
Malam 12 : Dihari kiamat wajahnya bercahaya seperti bulan purnama
Malam 13 : Kelak di hari kiamat aman dari segala azab
Malam 14 : Dibebaskan dari hisab (perhitungan) para malaikat memberikan kesaksian badah dan shalat tarawihnya
Malam 15 : Bershalawat/berdoa untuknya para malaikat penanggung arasy dan kursi
Malam 16 : Dibebaskan dari siksa neraka dan bebas pula masuk surga
Malam 17 : Diberi pahala seperti yang diterima para nabi
Malam 18 : Malaikat memanggilnya : “Ya hamba Allah” engkau dan kedua ibu bapakmu telah diridhai oleh Allah SWT
Malam 19 : Derajatnya ditinggikan di surga firdaus
Malam 20 : Diberi pahala syuhada dan shalihin
Malam 21 : Dibangun sebuah gedung nur di surga
Malam 22 : Kelak dihari kiamat aman dari bencana yang menyedihkan dan menggelisahkan
Malam 23 : Dibangun sebuah kota di surga
Malam 24 : Doa yang dipanjatkan sebanyak 24 doa dikabulkan
Malam 25 : Dibebaskan dari siksa kubur
Malam 26 : Pahala baginya ditingkatkan selama 40 tahun
Malam 27 : Melintasi shirat bagai kilat menyambar
Malam 28 : Ditinggikan derajatnya 1000 tingkat surga
Malam 29 : Diberi pahala sebanyak 1000 haji mabrur
Malam 30 : Diseru Allah SWT dengan firmannya ” Ya hambaku, silahkan makan buah-buahan surga, dan minumlah dari telaga kautsar, akulah Tuhanmu dan kamu adalah hambaku

Demikianlah dialog Ali bin Abi Thalib bersama Rasulullah SAW menguak keajaiban shalat Tarawih di tiap malamnya, semoga kita semua dapat shalat tarawih setiap malam bulan Ramadhan dan memperoleh pahala dan keajaiban-keajaiban seperti diatas. Amin ya Rabbal ‘Alamin.